ASSALAMUALAYKUM....

Ahlan wa Sahlan..Selamat datang..welcome...sugeng rawuh..
Semoga tulisan tulisan saya bisa bermanfaat

Demi sebuah rindu yang tak terperi
ku kan terus berlari
menyusuri lautan tak bertepi
mencari cahaya sejati

Rabu, 08 Februari 2012

MENGENAL SYETAN 'PART 2'

Pada suatu hari ada seorang ulama' yang tergoda oleh seorang wanita. namun dia tiba-tiba teringat sebuah ayat, QS Al A'raf: 201 "Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa apabila mereka dibayang-bayangi pikiran jahat (berbuat dosa) dari setan, mereka pun segera ingat pada Allah. Maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya.
Dari kisah ini terlihat bahwa sekelas ulama' pun tidak akan terlepas dari dosa. menurut Umar Bin Khattab : setiap anak cucu Adam itu pasti melakukan dosa.
Dan dosa manusia itu disebabkan:
  1. Nafsu
  2. Syetan
Dalam Surat Al Baqarah: 208, disebutkan bahwa, "Janganlah kamu mengikuti langkah syetan, karena syetan adalah musuh kita yang nyata"

BIOGRAFI SYETAN

Dalam kitab Ibnu Katsir, beliau menukil ayat Ar Rahman ayat 14-15, yaitu Allah menciptakan manusia dari tanah liat, seperti tembikar. dan diciptakan jin itu dari nyalanya api.
Dalam hadist yang diriwayatkan dari Aisyah radiyallahu anha; "dan diciptakan malaikat itu dari cahaya, jin itu dari api, manusia dari tanah.
Dari ayat dan hadist itu bisa diambil kesimpulan bahwa yang pertama diciptakan oleh Allah adalah malaikat, lalu jin baru setelah itu manusia.

Terkadang ada yang mengatakan jin, ada pula yang menyebutnya iblis dan ada pula yang memanggilnya syetan. Apakah Jin-Iblis-syetan itu sama atau berbeda??
Jin-Syetan-Iblis itu sama. Sama di sini dalam artian mereka semua memilki dzat yang sama, yaitu sama-sama terbuat dari api yang menyala. Namun mereka itu juga berbeda, bedanya yaitu:
  • Iblis adalah jin yang pertamakali diciptakan oleh Allah. Jin yang paling bagus tampangnya, paling tinggi derajatnya, itulah Iblis. Kalau manusia yang pertamakali diciptakan oleh Allah adalah Nabi Adam, maka Jin yang pertamakali diciptakan adalah Iblis. Pada awalnya nama mereka adalah Azazi dan Abu Qurdus, namun ketika mereka tidak mau bersujud pada Adam, maka nama mereka diganti menjadi iblis.
  • Syetan adalah jin yang telah kufur.
  • Jin itu terbagi menjadi 2: Jin taat/ Jin mukmin/ Jin Ifrid, dan Jin Kafir/ Syetan
  • Sedangkan syetan itu juga terbagi menjadi 2 (seperti yang termaktub dalam QS An Naas, bahwa syetan itu terdiri dari jin dan manusia. 
  • Ketika Jin itu menggoda manusia ataupun jin itu menggoda jin yang lain maka dia menjadi syetan. 
  • Begitu juga manusia yang suka melakukan kemaksiatan maka dia telah menjadi syetan.
Syetan itu akan bertengger di dalam hati anak cucu Adam. Ketika manusia itu lalai dengan dosa-dosa itu maka syetan akan membisikkan keragu-raguan, dan ketika ia ingat pada Allah maka syetan itu akan lari terbirit-birit.
Dari Ibnu Abbas mengatakan bahwa: Syetan itu akan jalan berjingkat di belakang kita, lalu melilitkan tubuhnya di leher kita dan memasukkan mulutnya dekat dengan sanubari kita.



Abdullah Hamid membagi hati manusia ketika digoda syetan menjadi 3 jenis:
  1. Terperdaya, terjerembab, dan menikmati tipu daya syetan dan tidak akan kembali kepada Allah
  2. Tergoda dan terlena, tapi bisa kembali sampai Allah mengingatkannya, entah diingatkannya melalui nasehat orang lain. Dan pada umumnya jenis hati inilah yang dimiliki oleh manusia, nunggu ditegur dulu baru kembali.
  3. Hati orang yang bertakwa. Tergoda tapi tidak sampai terlena sebelum Allah mengingatkan dirinya melalui oranglain, ia langsung kembali ingat pada dosanya. Seperti cerita ulama' di atas tadi. Q.S. Al A'raf:201


Pengetahuan tambahan tentang syetan (hasil tanya jawab dengan ustadz):
  • Bagaimana dengan kasus orang kerasukan??
Orang yang kerasukan pasti di dalam hatinya ada rasa takut terhadap jin. Pintu masuk di buka oleh dirinya sendiri. Dan takut terhadap jin itu adalah bentuk syirik.

  • Ketika kita suka menghina, merendahkan, menjelek-jelekkan, maka lisan kita adalah lisan syetan. Syetan itu menyukai permusuhan.
  • Syetan secara dzatnya tidak bisa membunuh manusia. Tapi ketika berkolaborasi dengan syetan dari kalangan manusia, maka dia bisa membunuh. 
  • Bila seseorang terbunuh karena santet dan dia benar-benar beriman pada Allah maka insyaAllah dia akan khusnul khotimah.
  • Ketika syetan sudah bertengger dalam diri manusia, maka dia akan membuat orang itu gila (bisa dibuat bunuh diri). 
  • Orang yang gila setelah akhil baligh itu dekat dengan neraka. Pasti ada masalah dengan akidahnya.

INGAT!!!! JANGAN PERNAH TAKUT PADA JIN. ITU SYIRIK. HARUSNYA KITA TAKUT JIKA BERBUAT DOSA, BUKAN TAKUT PADA JIN.

Hasil dari kajian Jum'at pagi, pada tanggal 11-11-2011
dengan pembicara: Ust. Sholah



Tidak ada komentar:

Posting Komentar