MENGENAL SYETAN
Pembicara: Ust. Imron Hamzah, S.Psi
“Dan demikianlah untuk setiap nabi Kami menjadikan musuh yang terdiri dari syetan-syetan manusia dan jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan yang indah sebagai tipuan. Dan kalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak akan melakukannya, maka biarkanlah mereka bersama kebohongan yang mereka ada-adakan.” (QS. Al An’Am: 112)
Syetan berarti yang membangkang sehingga segala yang membangkang baik dari golongan manusia dan jin disebut syetan. Berdasarkan surat Al An’am diatas disebutkan bahwa syetan terdiri dari dua golongan yaitu manusia dan jin yang bertugas untuk membisikkan kata-kata indah yang menipu.
VISI HIDUP SYETAN,“ Sungguh syetan itu musuh bagimu, maka perlakukanlah ia sebagai musuh, karena sesungguhnya syetan itu hanya mengajak golongannya agar mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS. Fatir: 6).
CIRI-CIRI GOLONGAN SYETAN,
- Makhluk yang sudah dikuasai syetan, dikuasai oleh pengingkaran, dikuasai oleh pembangkangan “Syetan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah, mereka itulah golongan syetan. Ketahuilah bahwa golongan syetan adalah golongan yang rugi.” (Al Mujadilah: 19)
- Makhluk yang Lalai. Ketika seseorang itu sudah dikuasai oleh syetan maka dia akan dibuat lalai pada yang seharusnya disembah, pada yang seharusnya dituruti perintahNya, sehingga termasuklah ia kepada golongannya (syetan). {QS. Al Mujadilah: 19-21}
- Senantiasa mengikuti hawa nafsu (sangat mudah meninggalkan shalat dan segala perintahNya serta lebih menuruti keinginan nafsunya). “Kemudian datanglah setelah mereka pengganti yang mengabaikan shalat dan mengikuti keinginannya maka mereka kelak akan tersesat.” (QS. Maryam: 59)
- Menjauhi Al Qur’an serta tidak mau mengikuti jika ada kebaikan. “...Dan jika mereka melihat jalan yang membawa pada petunjuk, mereka tidak akan menempuhnya, tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka menempuhnya. Yang demikian adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka selalu lengah terhadapnya.” (QS. Al A’raf: 146)
- Orang-orang yang loyal/ membantu musuh-musuh Allah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar